Komparasi Berbagai Aliran Hukum dan Ekonomi


Abstrak

            Secara umum, kelahiran dan pertumbuhan hukum dan ekonomi didasarkan pada kontribusi yang diberikan oleh bagian hukum dan sisi ekonomi hukum dan ekonomi. Sebagai perubahan menyapu tatanan masyarakat ilmiah, bagian hukum hukum dan ekonomi transformasi saksi signifikan dalam pemahaman, pembentukan, struktur, proses, dan lembaga hukum, menghasilkan cukup banyak sekolah pemikiran di lau dan ekonomi. Salah satu cara untuk mengantisipasi ini adalah dengan terus mengembangkan pengetahuan melalui penelitian di bidang legalphilosophy, yang inti dari penelitian ini adalah kompetensi untuk mempersempit atau bahkan menjembatani kesenjangan antara sekolah bersaing dari pikiran, dan meningkatkan upaya untuk menyelesaikan comolexity dari masalah hukum, dalam hukum dan ekonomi.

 

Pendahuluan

            Secara umum dapat dikatakan, bidang kajian Hukum dan Ekonomi tumbuh dan berkembang melalui kontribusi yang diberikan oleh 2 (dua) pihak, yakni yang pertama adalah ‘pihak hukum’ dari hukum dan ekonomi. Serta yang kedua adalah ‘pihak ekonomi’ dari Hukum dan Ekonomi. Dari pihak hukum sumbangan yang diberikan utamanya adalah bentuk pemahaman terhadap hukum yang berubah dan berkembang sesuai dengan konteks ruang dan waktunya.

 

Pemnahasan

Chicago School of Lawand Economics

            Bila  ditelusuri hingga kepangkalnya, bias dikatakan hukum dan ekonomi bermula dari pemikiran Adam Smith atau Jeremy Bentham. Kemudian berpadunya hukum dan ekonomi secara lebih mantap, banyak ditentukan oleh interaksi antara paham realism dan institutionalisme pada dekade 1920-an dan 1930an. Pada dekade 1960-an kemudian muncul apa yang disebut dengan aliran chicango baru, namun demikian perbedaan antara yang lama dan yang baru di dalam aliran chiango lebih merupakan dongeng daripada kenyataan sesungguhnya. Secara sederhana bahwa aliran chicango ini menganggap suatu yang tidak efisien sebagai suatu yang salah/melanggar hukum/melawan hukum atau unlawful/illegal.

            Dalam praktekya, Aliran Chicango merasuki antara lain hukum antitrust, hukum tort, hukum kontrak, dan hukum lingkungan, keseluruhannya banyak dalam konteks common law. Kendali demikian, secara umum aplikasi pemikiran aliran Chicago dapat dikelompokan menjadi 2, yaitu:

  1. Hukum dan ekonomi yg positif

Aliran hukum ekonomi Chicago yang positif pada umumnya melakukan analisa efesiensi terhadap common law. Jadi kajian yang dilakukan berkenaan dengan penilaian/pengukuran/pengujian tentang seberapa jauh common law yang ada dan berlaku sesuai dengan prinsip efisiensi ekonomi.

  1. Aliran hukum dan ekonomi normative

Aliran hukum dan ekonomi Chicago yang normative mempelajari dimana atau pada titik manakah common law berpisah/melenceng/menyimpang dari doktrin efisiensi ekonomi.

Public Choice Theory

            Pada mulanya benih public choice theory telah disemaikan sejak akhir tahun 1940-an oleh para akademisi di bidang public finance. Hal ini kemudian berlanjut hingga 1950-an mereka melepaskan diri dari kajian kebijakan pemerintah tentang perpajakan dan pengeluaran/belanja.

            Secara singkat public choice theory dapat didefinisikan sebagai analisa terhadap perbuatan/pengambilan keputusan yang tidak berkenaan dengan pasar atau non-market decision making. Sedangkan secara lebih luas, public choice theory dimaknakan sebagai sekumpulan teori atau a body of theory yang memperlakukan para pembuat/pengambil keputusan atau individual decision makers sebagai peserta atau participant didalam suatu interaksi antar individu yang kompleks yang menghasilkan berbagai keluaran politis.

            Oleh karena itu ketertarikannya terhadap keutusan politis yang kentara, maka public choice theory of law and economics bias juga dimengerti sebagai aplikasi dari analisa hukum dan ekonomi di dalam pembuatan/pengambilan keputusan politis.

Institutional law and economics

            Pendekatan institusional terhadap hukum dan ekonomi sebenarnya berakar pada berbagai bidang kajian yang diantaranya adalah:

  1. Ekonomi dan  jurisprudence (Henry C.Adam, 1954)
  2. Hubungan antara property dan kontrak dengan distribusi kekayaan (Richard T.Elly, 1914)
  3. Dasar-dasar hukum system ekonomi (John R.Commons, 1924 dan 1925)
  4. Peran system harga dan posisinya didalam ekonomi modern (Wesley C.Mitchell, 1927)

 

Kesimpulan

            Dengan komparasi ini, diharapkan pengikisan tembok pemisahan dan prasangka sekaligus perbandingan yang lebih luas diantara visi filosofis hukum berbagai aliran hukum dan ekonomi dapat berlangsung. Selanjutnya, perbedaan yang ada di antara berbagai aliran hukum dan ekonomi dapat mengurai, mendudukan pada tempatnya, serta memecahkan persoalan hukum dan persoalam ekonomi yang kini emang kian kompleks itu akhirnya komparasi berbagai aliran hukum dan ekonomi.

 

Nama kelompok :

1)     Daniel Anugrah Wibowo

2)     Deden Muhammad

3)     Nur rahman

4)     Peter burju

5)     Rahman hidayah

6)     Sulung panji

 

 

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s